Mangrove Penyelamat Kawasan Pesisir

17 01 2011

Pernahkah anda suatu ketika berkunjung ke daerah pesisir dan melihat fenomena abrasi ataupun erosi pantai di daerah tersebut? Atau anda yang tinggal di daerah pesisir seperti kota Semarang yang mengalami banjir rob secara periodik ? Abrasi, erosi pantai, banir rob , pendangkalan muara sungai merupakan beberapa akibat yang timbul karena rusaknya daerah pendukung daya tahan tanah pesisir seperti ekosistem mangrove.  Rusaknya hutan mangrove secara langsung akan melemahkan daya dukung tanah dan lemahnya perlindungan pada pantai dan daerah pesisir.

a. abrasi pantai

 

b. erosi pantai

Ekosistem mangrove atau hutan bakau merupakan vegetasi hutan yang tumbuh di daerah pantai dan sekitar muara sungai yang secara teratur digenangi oleh air laut yang dipengaruhi pasang surut. Mangrove tidak dapat tumbuh di pantai yang terjal, berombak besar atau yang mempunyai pasang surut tinggi dan berarus deras.  Hutan mangrove merupakan  habitat alami sebagai tampat asuhan, mencari makan, memijah dan berlindung para biota perairan.

c. hutan mangrove

 

d. biota perairan mangrove

Mangrove berfungsi sebagai pelindung pantai. Pohon yang kuat sebagai peredam ombak dan mempercepat pengendapan lumpur sehingga dapat menahan abrasi, pelundung pemukiman dan mengendalikan banjir.  Hal ini terbukti saat tsunami yang menghantam Aceh  dan pantai Pangandaran lalu. Daerah yang ditanami mangrove kerusakan nya relatif kecil dibandingkan dengan yang tidak ditanami mangrove. Mangrove juga menyerap bahan pencemar gas kendaraan dan industri perkotaan. Untuk fungsi secara ekonomis, hutan mangrove sekaligus merupakan kawasan wisata yang menarik di daerah pesisir. Selain itu sumber produksi kayu mangrove dapat digunakan sebagai bahan penyamak, bahan baku pulp dan bahan bangunan. Bahkan inovasi terbaru yang sudah dikembangkan oleh teman teman mahasiswa beserta petani mangrove yaitu sirup mangrove yang berkhasiat bagi kesehatan dan juga batik yang bahan nya berasal dari mangrove. Read the rest of this entry »





UAS di awal tahun

5 01 2011

Hello everyone..! Sudah lama saya tidak posting di blog saya tercinta ini. Minggu ini dan minggu sebelumnya saya memang disibukan oleh tugas tugas akademik yang mengantri luar biasa. Sehingga saya tidak bisa menyempatkan waktu untuk menulis, walaupun saya sebenernya tidak tahu mau menulis apa. Resolusi 2011? Hmm,saya pun tidak sempat untuk memikirkan hal itu. Bahkan di malam tahun baru kemarin pun saya hanya di kamar kost saya, mengerjakan tugas rancang dengan ditemani Kompi saya yang online untuk chat dengan dia.  Benar benar tidak sempat memikirkan hal lain karena pada hari Senin adalah hari pertama Ujian Akhir Semester. Fireworks? Saya hanya bisa melihatnya di layar kaca. Walaupun Surabaya banyak sekali berseliweran kembang api di malam tahun baru, tapi dari kamar saya hanya bisa mendengar suara kembang api. Tidak terlihat warna warni kembang api yang terlihat. Mungkin karena mendung atau kost saya yang letaknya terlalu jauh dari pusat suara.

Sepertinya cukup basa basi mengenai malam Tahun baru kemarin. Karena sebenarnya saya saat ini sedang dilanda kegundahan yang luar biasa. Pada hari pertama UAS Senin kemarin saya harus dipaksa ujian 3 mata kuliah berbobot 11 SKS dalam sehari. Bayangkan sodara sodara, 11 SKS dalam sehari. Benar benar menguras tenaga dan pikiran. Karena 11 SKS itulah saya benar benar jarang beristirahat. Waktu tidur pun tereliminasi secara signifikan. Ujian dimulai dari pukul 07.30 pagi berlangsung estafet selesai pada pukul 17.00. Setelah itu saya tepar pada malam hari nya dan tidak maksimal untuk belajar pada hari berikutnya. Alhasil, pada hari ujian selanjutnya (Selasa kemarin) saya benar benar tidak siap. Ujian mata kuliah Perancangan Bangunan Lepas Pantai membuat saya terlalu lama melihat soal dibanding dengan mengerjakanya *payah. Selain itu materi yang saya baca mengenai Spectra tidak keluar sedikitpun dalam ujian. Ujian saya kali ini benar benar hancur sekali.

Untuk melampiaskan kekesalan saya, sengaja saya posting soal  UAS Perancangan Bangunan Lepas Pantai 1 di blog saya ini.  Jangan tanya saya bagaimana cara menjawabnya, karena saya sendiri juga tidak bisa saat itu. Read the rest of this entry »








Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 63 other followers