Seminar Nasional Teknologi Kelautan OCEANO 2011

10 03 2011

Teknik Kelautan ITS bekerjasama dengan Komunitas Migas Indonesia akan mengadakan Seminar Nasional dalam serangkaian kegiatan OCEANO 2011 yang mana pada tahun ini mengenai Teknologi Laut Dalam dengan Tema “The Development of Deepwater Technology in Indonesia: Managing Risk and Environmental Disaster” yang akan dilaksanakan pada tanggal 28 Maret 2011 bertempat di Graha Sepuluh Nopember, ITS Surabaya.

Pembicara :

1. “The Development of Deepwater Technology in Indonesia” by Ir.Budi Indianto MBA (Deputi bidang pengendalian operasi BP MIGAS)

2. “Deepwater in Indonesia-Prospect & Challange” by Gunawan Suwarno (GM Engeneering Analysis Sapura Acergy) & Dr.Iwan Renaldi Soedigdo (Head of Indonesia Deepwater Development BP MIGAS)

3. “Deepwater Technology in Indonesia-Risk and Future Development” by Prof.Dr.ir.Eko Budi Djatmiko,Msc (pembantu rektor IV ITS)

4. “Various Project in Oil & Gas” by Iwan Ratman (Kepala Divisi manajemen proyek BP MIGAS)
Read the rest of this entry »

Advertisements




UAS di awal tahun

5 01 2011

Hello everyone..! Sudah lama saya tidak posting di blog saya tercinta ini. Minggu ini dan minggu sebelumnya saya memang disibukan oleh tugas tugas akademik yang mengantri luar biasa. Sehingga saya tidak bisa menyempatkan waktu untuk menulis, walaupun saya sebenernya tidak tahu mau menulis apa. Resolusi 2011? Hmm,saya pun tidak sempat untuk memikirkan hal itu. Bahkan di malam tahun baru kemarin pun saya hanya di kamar kost saya, mengerjakan tugas rancang dengan ditemani Kompi saya yang online untuk chat dengan dia.  Benar benar tidak sempat memikirkan hal lain karena pada hari Senin adalah hari pertama Ujian Akhir Semester. Fireworks? Saya hanya bisa melihatnya di layar kaca. Walaupun Surabaya banyak sekali berseliweran kembang api di malam tahun baru, tapi dari kamar saya hanya bisa mendengar suara kembang api. Tidak terlihat warna warni kembang api yang terlihat. Mungkin karena mendung atau kost saya yang letaknya terlalu jauh dari pusat suara.

Sepertinya cukup basa basi mengenai malam Tahun baru kemarin. Karena sebenarnya saya saat ini sedang dilanda kegundahan yang luar biasa. Pada hari pertama UAS Senin kemarin saya harus dipaksa ujian 3 mata kuliah berbobot 11 SKS dalam sehari. Bayangkan sodara sodara, 11 SKS dalam sehari. Benar benar menguras tenaga dan pikiran. Karena 11 SKS itulah saya benar benar jarang beristirahat. Waktu tidur pun tereliminasi secara signifikan. Ujian dimulai dari pukul 07.30 pagi berlangsung estafet selesai pada pukul 17.00. Setelah itu saya tepar pada malam hari nya dan tidak maksimal untuk belajar pada hari berikutnya. Alhasil, pada hari ujian selanjutnya (Selasa kemarin) saya benar benar tidak siap. Ujian mata kuliah Perancangan Bangunan Lepas Pantai membuat saya terlalu lama melihat soal dibanding dengan mengerjakanya *payah. Selain itu materi yang saya baca mengenai Spectra tidak keluar sedikitpun dalam ujian. Ujian saya kali ini benar benar hancur sekali.

Untuk melampiaskan kekesalan saya, sengaja saya posting soal  UAS Perancangan Bangunan Lepas Pantai 1 di blog saya ini.  Jangan tanya saya bagaimana cara menjawabnya, karena saya sendiri juga tidak bisa saat itu. Read the rest of this entry »





Peluncuran Kapal MT Kakap

26 11 2010

Apa yang akan selanjutnya dilakukan jika konstruksi kapal sudah selesai ? Bagaimana cara membuat kapal berada dalam air? Yup, tentu saja launching atau peluncuran kapal. Saya dan teman teman termasuk orang yang beruntung berkesempatan melihat launching atau peluncuran kapal minggu lalu. Ini pertama kalinya saya berkunjung di galangan kapal sekaligus melihat peluncuran nya. Jangan dibayangkan kalau galangan kapal itu penuh dengan besi berserakan, kabel listrik bergelantungan, ataupun pekerja yang kaya zombie. Saya telah datang ke Dok Perkapalan Surabaya (DPS) dan tidak menemukan hal hal mengerikan macam itu. Saya malah terkagum kagum melihat banyaknya kapal besar yang sedang masuk dock, pekerja yang memakai jaket & peralatan safety, dan juga pemandangan laut yang luar biasa di malam hari.

Kapal yang diluncurkan oleh DPS malam itu merupakan kapal Tanker 6.500  LTDW (Long Ton Dead Weight)  pesanan PT Pertamina. Kapal yang bernama MT Kakap itu rencananya akan diserahkan (commissioning) pada pihak pertamina pada akhir tahun 2011. Jadi jangan berpikir kalau setelah peluncuran selesai, maka proses otomatis selesai juga. Karena saat diluncurkan kapal bisa dalam keadaan kosongan, belum ada mesin, sistem belum complete, navigasi dll.

bagian belakang MT Kakap

Peluncuran MT Kakap dilakukan dengan metoda end launch. Atau dengan kata lain diluncurkan dengan sisi belakang terlebih dulu yang menyentuh air. Mungkin itulah kenapa peluncuran dilakukan pada malam hari saat laut mengalami pasang. Kapal ini kabarnya juga sudah memenihi standar international. Di klass kan oleh Lyod register (LR) dan bersertifikasi IMO. Read the rest of this entry »





Menggambar Lines Plan

24 10 2010

Lines Plan atau biasa disebut rencana garis merupakan mata kuliah Tugas Rancang 1 berbobot 2 sks yg harus ditempuh di jurusan teknik kelautan atau Fakultas Teknoogi Kelautan pada umumnya. Ini nih mata kuliah yg bikin mahasiswa tidur tak nyenyak, makan tak enak, pokoknya benar benar gak nyaman kalau tugas ini belum selesai. Walaupun hanya 2 sks dan tidak ada kuliahnya, tapi tugas rancang ini benar benar menyita waktu. Asistensi ke dosen pembimbing pun hampir setiap minggu, belum lagi kalau dosen nya sulit ditemui/ tidak ada di tempat.  Ada juga dosen yg ribet kalau lagi asistensi, harus perfect hitungan dan gambar nya. Saya pun sempat tidak selesai merampungkan lines plan gara2 jarang asistensi. Tapi alhamdulilah semester berikutnya saya menebus kesalahan saya dan dapat nilai A. Membuat lines plan memang harus rajin, sabar, teliti, dan cerdik untuk mengakali *hehe..

Lines plan merupakan salah satu bagian awal dari perancangan kapal secara keseluruhan. Kalau mau flashback sebentar, kenapa jurusan saya yg inti nya mempelajari bangunan pantai dan lepas pantai harus bisa bikin lines plan? Padahal kan cukup teknik perkapalan saja yg harus bisa lines plan. Dosen saya pernah berkata:

Lines plan merupakan dasar untuk merancang suatu floating body. Bangunan lepas pantai tidak melulu fixed body, di deepwater harus menggunakan suatu struktur floating body. Bagaimana kamu dapat merancang floating body kalau lines plan saja tidak bisa? Lines plan juga lah yg merupakan modal kamu merancang hidrostatis dan bonjean nantinya.

Saya mengerjakan lines plan dibantu dengan excel dan AutoCAD. Ada juga sih yg mengerjakan dengan manual (gambar pakai tangan) tergantung keberuntungan dapet dosen pembimbing yang mana. Kalau paka autoCAD memang lebih cepat dan terbantu dalam pengukuran, skala dan sebagainya. Tapi kadang hasil gambarnya kurang mulus dibandingkan dengan cara manual yg menggunakan mal gambar. Setiap metode memang ada kekurangan dan kelebihan masing masing.

Ada beberapa tips dalam mengerjakan lines plan berdasarkan pengalaman saya menggunakan metode Nederlandsche Scheepsbouw Proefstatioen (NSP) yaitu :

1. Anda harus sudah lulus matkul Teori Bangunan Apung 1 atau Teori Bangunan Kapal 1. Kalau belum, banyaklah membaca teori dasar kapal.

2. Setelah mendapatkan data kapal dan jenis nya, segera cek ukuran kapalnya apakah memenuhi standar atau tidak ke klasifikasi kapal seperti BKI, DNV, Lyold  etc. Anda akan ditertawakan oleh dosen jika anda mengerjakan lines plan tanpa mematuhi code standar yang ada.

3. Harus teliti dan cermat saat menarik garis di diagram NSP.


4. Membuat curve sectional area (CSA) yang benar benar mulus. Gak onok kapal sing gak mulus rek !

5. Perhatikan CSA anda, apakah luas station depan lebih besar dibandingkan station belakang? jika iya, maka perhitungan anda harus diulangi lagi. Buat luas bagian belakang lebih besar dibanding bagian depan. Kecuali anda mau kapal bagian depan terlihat lebih gemuk 🙂

6. Setiap anda mengkoreksi hitungan (biasanya dengan excel) cermati perubahanya yang akan berdampak ke bagian lain (terutama CSA).
Read the rest of this entry »





Teknik Kelautan ITS

12 04 2009

Teknik kelautan..? Teknik apa lagi itu? bedanya sama ilmu kelautan apa ? Hm,,itu pertanyaan yang dulu sering ak tanyain. Dulu waktu mau daftar SNMPTN bingung banget,,ada jurusan Teknik kelautan,ada juga yang namanya ilmu kelautan. Kalau dilihat dari universitas/Institut yang menaunginya, hampir kebanyakan jurusan ilmu kelautan ada di semua universitas. Tetapi kalo jurusan teknik kelautan hanya ada di 3 tempat, yaitu ITS, ITB sama Unhas. Nah, mulai deh timbul rasa penasaran sama yang namanya teknik kelautan, kok jurusan ini beda banget, hanya ada di 3 tempat di Indonesia. Pasti lulusanya special banget,coz lulusanya hanya dari 3 tempat(ITS, ITB ama Unhas).

Lalu berbekal rasa penasaran itulah ak memantapkan pilihanku mengambil jurusan Teknik Kelautan ITS. lah,,knapa gk pilih ITB atau Unhas? alasanya sederhana banget, knapa ak gk milih ITB, coz namanya juga jurusan Teknik Kelautan, emangnya di Bandung ada laut ya? klo Bandung lautan api sih iya..ho2.. trus knapa gak milih Unhas?  yaelah,,jauh banget..lha orang luar jawa aja pada pengen kuliah di jawa. Akhirnya pilih Teknik Kelautan ITS, selain gk terlalu jauh dari kampung halaman (Tegal moncer kotane), Surabaya emang sudah terkenal dengan pusat maritim yang maju (ada PT PAL & armada laut wilayah timur).

Akhirnya Alhamdulilah keterima juga di jurusan yang bikin ak penasaran ini. Setelah masuk, ak baru ngeh, apa sih background dari Teknik Kelautan ITS. Teknik Kelautan ITS itu berada di Fakultas Teknologi Kelautan (FTK), ada jurusan lain seperti Teknik Perkapaan dan Teknik Sistem Perkapalan. Jurusan TekniK Kelautan ITS berdiri tahun 1983 dan sudah mengantongi akreditasi A dari Badan Akreditasi Nasional. Spesialnya lagi, sudah mendapat akreditasi bersama FTK yaitu pengakuan kesetaraan dari RINA (Royal Institution of Naval Architects) dan ImarEST yang berpusat di Inggris. Secara khusus, FTK ITS sudah diakui sebagai anggota dari rumpun universitas kemaritiman dunia dan menjadi satu-satunya anggota dari Indonesia.

Jurusan Teknik Kelautan ITS itu mempeajari rekayasa kelautan di bidang Teknik Lepas Pantai dan Pantai ( Offshore & Coastal Engineering), dan bertujuan untuk mendidik tenaga ahli yang mampu menyelesaikan permasalahan bangunan Lepas pantai dan pantai, serta fasilitas pelabuhan dalam penanganan sistem terpadu untuk kelestarian lingkungan laut dan pantai.

bidang keahliannya ada beberapa :
>Bidang Keahlian Struktur Bangunan Lepas Pantai (Offshore Structure)
mempeajari analisis dan perencanaan kekuatan struktur bangunan laut,     analisis kekuatan material, analisis keandalan dan resiko serta bidang-bidang yang relevan.

>Bidang Keahlian Hidrodinamika Lepas Pantai (Offshore Hydrodinamics)
mempelajari identifikasi perilaku aliran fluida, analisis respon dinamis bangunan laut terhadap eksitasi gaya gelombang, dan analisis gelombang lautan acak, serta bidang-bidang yang relevan.

>Bidang keahlian Perancangan dan Produksi Bangunan Lepas Pantai (Design and Production Of Offshore Structure)
mempelajari system anjungan minyak lepas pantai dan bangunan lain, analisis tekno ekonomis bangunan laut, Teknologi dan manajemen produksi bangunan laut, perancangan dan system fasilitas bawah laut, serta bidang-bidang yang relevan.

>Bidang keahlian Energi dan Lingkungan Laut (Ocean Energy and Environmental)
mempeajari dentifikasi kondisi lingkungan laut yang ditinjau dari segi oceanografi dan geologi, pemanfaatan gelombang laut dan pasang surut sebagai sumber energi alternative konversi energi panas lautan, pemecahan masalah pencemaran lingkungan laut, serta bidang-bidang yang relevan.

>Bidang Keahlian Teknik Pantai dan Pelabuhan Laut (Coastal Engineering)
mempelajari perancangan fasilitas dan strukutr pantai, identifikasi perilaku kondisi tanah dasar laut, analisa pondasi bangunan laut, perancangan anjungan degnan struktur beton, pengelolaan wilayah pantai, serta bidang-bidang yang relevan.

lalu fasilitas laboratorium penunjang seperti :

* Laboratorium Komputasi dan Pemodelan Numerik
* Laboratorium Hidrodinamika Lepas Pantai
* Laboratorium Lingkungan Laut dan Energi Laut
* Laboratorium Dinamika Struktur
* Laboratorium Operasional Riset dan Perancangan
* Laboratorium Bawah Air dan Dasar Laut

Ada juga beberapa pusat kajian seperti :

Pusat Kajian Laut dalam (Deepsea Technologi Research Group)
Pusat Kajian Teknik dan Manajemen Pantai (Coastal Engineering and        Management Research Group)
Pusat Kajian LNG (LNG Research Group)

teknik-kelautan-its1

Kalau perbedaanya teknik kelautan dengan ilmu kelautan dari sumber yang ak baca, ilmu kelautan mempelajari dinamika p Read the rest of this entry »





Jack-up

19 03 2009

Jack up structure merupkan jenis bangunan terpancang selain Jacket.
Jack up adalah konstruksi platform yang banyak digunakan pada operasi pengeboran.
Kaki-kakinya dapat diturunkan dan dinaikkan     sehingga dapat berdiri pada dasar laut dan     platform deck dapat diangkat sampai mencapai     suatu     kedudukan yang dikehendaki sehingga     tidak terpengaruh oleh ombak dan arus laut.Ombak dan arus laut sendiri merupakan faktor yang bisa mempengaruhi platform/bangunan tersebut.
jack-up2 Unit geladak harus kedap dan mempunyai     buoyancy dan stability yang cukup apabila rig     tersebut direncanakan untuk bisa mengapung     sendiri saat dipindahkan/transit.Hal ini dikarenakan,jack up merupakan unit yang bisa dipindahkan.Lalu biasanya unit ini dilengkapi dengan peralatan navigasi dan dynamic positioning system yang berfungsi membantu unit tersebut tetap berada ditempatnya walaupun dihempas ombak dan arus laut.

Ciri dari JACK- UP STRUCTURE (SELF ELEVATING UNIT) adalah :
>UNTUK EKSPLORASI, DILENGKAPI DRILLING RIG  (MENARA BOR)
>BISA DIPINDAHKAN
>BERDIRI DIDASAR LAUT DENGAN 3 ATAU 4 KAKI
>BANGUNAN PLATFORM DAPAT DIDONGKRAK, NAIK TURUN SESUAI KETINGGIAN AIR LAUT
>KEDALAMAN  SAMPAI 150 METER.

ini yg bikin jack-up bisa turun-naik.

ini yg bikin jack-up bisa turun-naik.

coba liat gambar jack-up gear nya. besar banget perbandinganya dengan orang yang berdiri di dekatnya. Pernah dosen saya cerita,ketika dia menginspeksi jack up unit (didaerah mana ak lupa) ada jack up gear yang diganjal dengan kayu yag besar. Busyet..parah & b Read the rest of this entry »





Fixed jacket offshore structure

7 02 2009

jacket platformkali ini ak mau berbagi & share ilmu yang ak dapatkan sewaktu mengikuti kuliah pengantar iptek general arrangement di semester 1. Hmm,,sekalian mengingat ingat pelajaran memasuki semester 2 ini. Dulu sewaktu kuliah pengantar iptek ak jg digabung bersama jurusan lainya se FTK. Jadi yg mempelajari subject ini bukan dri jurusanku aja, tetapi jurusan lain jg. Sebaliknya, ak jg mempelajari ilmu2 dri jurusan lain, tetapi masih berkaitan dengan marine technology.

Dimulai dari general arrangement konstruksi fixed offshore platform. Fixed jacket offshore structure itu merupakan suatu unit konstruksi yang dirancang untuk dipergunakan selama ladang minyak di lokasi tersebut masih produktif, biasanya untuk jangka waktu sekitar 20 tahun. Hmm,,lumayan lama jg ya.Lalu selama waktu trsebut konstruksi platform harus dijamin segi kekuatan maupun keselamatannya dalam menerima pembebanan-pembabanan akibat lingkungan sekitarnya seperti gelombang (WAVE), pasang surut (TIDE),arus (CURRENT), kondisi dasar laut (SEABED), penggerusan (SCOURING), tektonik (EARTH QUAKE),dan juga beban akibat modul modul perlengkapan yang ada diatas platform.

Dimulai dari kaki – kaki ( jacket legs ) yang terbuat dari pipa yang berongga. Jumlah kaki – kaki tersebut dapat : 1 (satu) monopod, 3(tiga) tripod, 4(empat), 6(enam), 8(delapan): tergantung pada penggunaan platform tersebut.

Vertical bracings adalah pipa penghubung horizontal bracing dibawah dan diatas.

Diagonal bracings adalah pipa penghubung jacket legs dengan vertical atau diagonal bracings. Jacket legs dan bracing membuat konstruksi jacket menjadi suatu konstruksi yang tegar.

Pondasi tiang pancang ( foundation pilling ) adalah pipa pancang yang dipancangkan dalam jacket legs masuk kedalam tanah sampai kedalaman tertentu sehingga tiang pancang tersebut sanggup menahan berdirinya jacket construction terhadap beban – beban ombak angin, arus, beban geladak, beban gempa bumi dll.

Ujung diatas foundation piling dihubungkan dengan pengelasan dengan pipa jacket dan disambungkan dengan kaki – kaki cellar deck. Diatas terdapat, cellar deck, main deck atau helicopter deck tergantung dari pada penggunan platform tersebut. jacket-leg3

Mungkin itu aja sekilas dari mengingat ingat pelajaran dulu. Terimakasih kepada Bpk Ir. Soemartojo WA dan Bpk Prof. Ir. Soegiono dosenku yang sudah capai2 memberikan materi kuliah ini.Berhubung itu baru sekilas,semoga nanti bisa disambung lagi.

Cheers..